RPJMD

A+ A A-
Super User

Super User

Pondok Asuh Lansia Baniy Maksum Terima Bantuan

Ditengah pandemi Covid-19 ini, lansia merupakan kelompok yang rentan, selain ibu hamil dan orang dengan penyakit penyerta. Oleh karena itu lansia harus lebih diperhatikan agar mereka dapat terhindar dari penularan Covid-19. Demikian disampaikan Ketua Lembaga Koordinasi Kesejahteraan Sosial (LKKS) Kabupaten Wonosobo, Fairuz Eko Purnomo, saat menyampaikan bantuan kepada Pondok Asuh Lansia Baniy Maksum, bertempat di Pondok Asuh Lansia Baniy Maksum, Cangkring, Kelurahan Wadaslintang, Kamis (2/7/2020).

Pada kesempatan itu Fairuz Eko Purnomo juga menyampaikan ucapan terimakasih dan apresiasi mendalam kepada  Kementerian Sosial Republik Indonesia, Dinas Sosial Provinsi Jawa Tengah, Dinas Sosial PMD Kabupaten Wonosobo, dan segenap pihak terkait, yang selama ini telah memberikan dukungan dan sokongan pada LKKS Kabupaten Wonosobo. Mudah-mudahan segala bantuan dan dukungan yang diberikan selama ini, dapat memberikan motivasi, dorongan, dan manfaat, utamanya di masa pandemi Covid-19 ini.

“Saya juga mengucapkan terimakasih yang tak terhingga, kepada segenap jajaran Pondok Asuh Lansia Baniy Maksum, yang selama ini telah ikhlas dan berjiwa besar, dalam mendedikasikan diri untuk membantu dan merawat para lansia. Semoga segala kebaikan saudara sekalian, akan mendapat balasan kebaikan pula dari Allah SWT. Amin ya rabbal 'alamin,” ungkap Fairuz.

Fairuz juga mengajak kepada para lansia, untuk bersama-sama berjuang, dengan menjaga kedisiplinan, agar pandemi ini dapat terkendali dan sesegera mungkin dapat teratasi, melalui kepatuhan dalam melaksanakan himbauan pemerintah untuk menjalankan protokol kesehatan, serta kesabaran dalam beradaptasi pada kondisi ini, demi mencegah penyebaran dari Covid-19 agar tidak lebih meluas lagi.

“Kesehatan dan keselamatan diri adalah yang utama harus kita jaga, sehingga kita masih bisa berusaha, membangkitkan kembali perekonomian dan perputaran roda kehidupan sosial kita seperti sediakala, tentunya dengan beberapa penyesuaian kebiasaan di dalamnya,” pungkas Fairuz.

Sementara sekretaris Dinas Sosial dan PMD Kabupaten Wonosobo, Retno Eko SN, menyampaikan bahwa bantuan yang diberikan kepada Pondok Asuh Lansia Baniy Maksum adalah 100 paket senilai @300 ribu rupiah, berupa beras 10 Kg, 4 bungkus mie instan, 1 liter jus, 1 kaleng roti, 1 goodi bag, yang berasal dari Kementerian Sosial, serta APD yang berasal dari Dinas Sosial Provinsi Jawa Tengah. “Semoga bantuan yang diberikan oleh pemerintah ini, bisa bermanfaat bagi para lansia di Pondok Asuh Lansia Baniy Maksum di tengah pandemi Covid-19. Meski tidak seberapa tetapi ini wujud kepedulian pemerintah kepada para lansia,” ungkap Retno Eko.

Pada kesempatan itu Ketua pengurus Pondok Asuh Lansia Baniy Maksum, Watmin, menyampaikan ucapan terimakasih atas bantuan yang diberikan kepada pondok asuh lansia ini. Dimana Pondok Asuh Lansia Baniy Maksum saat ini berusia 7 tahun, dengan anggota atau lansia yang diasuh sebanyak 130 lansia dari kecamatan Wadaslintang dan sekitarnya dan 5 lansia yang menetap di Pondok Asuh Lansia Baniy Maksum. Kegiatan yang dilaksanakan di Pondok Asuh Lansia Baniy Maksum berupa kegiatan kesehatan seperti olahraga dan cek kesehatan, kegiatan keagamaan, kegiatan ketrampilan menjahit serta kegiatan kewirausahaan.

Ketua MUI Wonosobo Minta Sekda Untuk Memilih ASN Terbaik Dalam Setiap Pengisian Jabatan

Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Wonosobo, Dr Muchothob Hamzah, M.M., dalam ceramahnya menyampaikan banyak hal tentang kehidupan manusia. Terkait ibadah, pekerjaan, kewajiban dan hak, cita-cita atau visi serta hubungan antara manusia dengan Allah SWT maupun dengan sesama manusia yang lain. Hal ini disampaikanya saat mengisi tausyiah Sarasehan Ulama' Umaro' dan Pembukaan Amal Infaq Yakaumi periode 223, di Pendopo Bupati, Rabu (1/7/2020) malam. Yang dilaksanakan dengan penerapan protokol kesehatan.

Dikatakan Muchothob Hamzah yang lebih akrab disapa Abah Khotob, ASN harus mempunya visi yang jauh dalam bekerja. Bukan hanya visi sebatas lama jabatan saja. Namun lebih jauh lagi hingga memikirkan sesudah mati, saat setelah meninggalkan kehidupan dunia ini. Karena disana nantinya pertanggungjawaban tentang apa yang telah dilakukan di dunia, yang pasti akan dipertanyakan. "Orang yang cerdas menurut Rasulullah S.A.W, adalah orang yang berfikir jauh, memiliki visi jauh kedepan hingga setelah mati", katanya.

Di setiap pekerjaan, dalam bekerja harus di landasi ibadah, karena dengan landasan tersebut semua akan terasa ringan dan pasti ada barokah. Dengan kata lain, nilai-nilai ibadah harus melekat pada setiap pekerjaan, pada setiap langkah, dan tindakan. Dan jikalau menjadi sorang pimpinan harus melekat disetiap kebijakan yang diambil.

Selain itu, yang terpenting menurutnya adalah harus bisa membedakan antara kewajiban dan hak, dimana saat ini yang terjadi kebanyakan mendahulukan hak lebih dulu daripada kewajiban. "Islam tidak mengajarkan hal itu, tapi lakukan kewajiban, tunaikan yang baik dahulu baru hak nanti ada kemudian. Jabatan akan datang jika kewajiban telah ditunaikan dengan baik, karena dia sadar, setelah kewajiban ditunaikan ada pertanggungjawaban, dan bukan hanya kepada pimpinan saja namun kepada Alloh SWT," ungkapnya.

"Seorang ASN yang mendahulukan kewajiban tidak akan punya ambisi memaksakan diri dalam jabatan, dia bisa menempatkan atau memposisikan diri pantasnya dimana. Jika hanya sekedar keinginan tidak akan menjamin. Karena sudah ada kapasitas sendiri-sendiri", tegasnya.

Abah berpesan, "Oleh karena itu, kepada Pak Sekda, pilihlah orang-orang terbaik dalam menduduki jabatan, karena pemimpin itu membawa pengaruh ke bawah atau mrembes, kalau pemimpinnya baik insya Allah anak buahnya juga baik", pesanya.

Subscribe to this RSS feed

Deprecated: preg_replace(): The /e modifier is deprecated, use preg_replace_callback instead in /home/wsbkabgoid/public_html/website/libraries/joomla/filter/input.php on line 656

Deprecated: preg_replace(): The /e modifier is deprecated, use preg_replace_callback instead in /home/wsbkabgoid/public_html/website/libraries/joomla/filter/input.php on line 659