Seputar Wonosobo

A+ A A-

Tata Kelola KIM Mulai Dilirik Daerah Lain

Rate this item
(0 votes)

Tata Kelola Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) Kabupaten Wonosobo ternyata mendapat apreasiasi positif dari daerah lain. Hal itu terlihat di Aula Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Wonosobo, ketika pada Selasa (6/11) rombongan dari Diskominfo Kabupaten Kebumen hadir dalam rangka studi tiru. Sekretaris Dinas Kominfo Kebumen, Marjono menerangkan tujuan dari kedatangannya bersama Kepala Bidang Informasi dan Komunikasi Publik dan sejumlah seksi terkait, adalah untuk ngangsu kawruh, alias belajar perihal pengelolaan KIM di Kabupaten Wonosobo. “Kami di Kebumen merasa perlu untuk berdiskusi dengan Dinas Kominfo Wonosobo dalam hal pengelolaan KIM karena dari pengamatan selama ini, Kelompok Informasi Masyarakat di Kabupaten Wonosobo sudah berjalan sebagaimana tupoksinya,” tutur Marjono.

Sejumlah hal, seperti tata kelola anggaran untuk KIM, hingga sejauh mana kegiatan-kegiatan yang sudah digelar dapat berjalan dengan baik menjadi fokus diskusi yang diformat santai dan mengalir tersebut. Kepala Bidang IKP Dinas Kominfo Kebumen, Dewi Indri Astuti mengungkap keingintahuannya perihal anggaran yang dialokasikan untuk kelompok informasi masyarakat, karena pihaknya sejauh ini merasa alokasi anggaran di Kebumen belum optimal. “Dengan datang dan berdiskusi secara langsung di Dinas Kominfo Kabupaten Wonosobo ini, kami berharap nantinya sekembali ke Kebumen alokasi anggaran untuk kegiatan KIM akan lebih terdistribusikan secara optimal proporsional,” jelasnya.

Menanggapi kunjungan kerja Dinas Kominfo Kabupaten Kebumen, Sekretaris Diskominfo Wonosono, Dwiyama SB mengaku cukup terkejut, karena selama ini pihaknya juga tengah berupaya untuk terus berbenah memperbaiki tata kelola sejumlah hal. “Sebenarnya Dinas Kominfo Wonosobo ini terhitung masih relatif baru karena pembentukan berdasar SOTK pada akhir 2016 silam berarti usia kami belum genap 2 tahun,” tutur Dwiyama. Namun dalam masa itu pula, ia mengakui jajarannya bekerja keras untuk terus mengoptimalkan layanan kepada publik. Selain dalam hal tata kelola KIM, pembenahan pada layanan permohonan informasi dan kanal aduan disebut Dwiyama juga masih terus berjalan, termasuk di dalamnya upaya meningkatkan performa PPID. “Sehingga selama dua tahun terakhir peringkat sebagai Kabupaten terinformatif di Jateng yang sebelumnya berada di papan bawah cukup drastis peningkatannya,” jelasnya.

Kerja keras dalam upaya peningkatan performa layanan publik diakui pula Kepala Bidang IKP, Bambang Sutejo. Menurutnya, pengelolaan KIM dan Forum Komunikasi Media Tradisional (FK Metra) di Kabupaten Wonosobo memang menjadi salah satu fokus kegiatan selama setahun terakhir. “Terbkuti selain keberhasilan masuk ke final lomba FK Metra Provinsi Jawa Tengah, kegiatan KIM di sejumlah wilayah sudah berjalan cukup bagus,” beber Bambang. Senada, Kepala Seksi Pengelolaan Informasi Publik, Sri Fatonah WI dalam penjelasannya juga mengungkapkan salah satu langkah nyata untuk pemberdayaan KIM dilakukan belum lama ini, yaitu diajaknya para pengurus KIM se-Kabupaten Wonosobo untuk turut ambil bagian dalam Gelar Informasi dan Pelayanan Publik. “Melalui kegiatan di dalam acara Gelar Informasi tersebut, KIM tidak hanya menunjukkan potensi desa mereka, namun juga diuji wawasan dan pengetahuan mereka dalam lomba cerdas cermat,” pungkas Fatonah.

(Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Wonosobo)

Login to post comments

Deprecated: preg_replace(): The /e modifier is deprecated, use preg_replace_callback instead in /home/sobokab/website/libraries/joomla/filter/input.php on line 656

Deprecated: preg_replace(): The /e modifier is deprecated, use preg_replace_callback instead in /home/sobokab/website/libraries/joomla/filter/input.php on line 659