Seputar Wonosobo

A+ A A-

Satu Keluarga Hidup Dalam Keterbatasan, Rumah Sempit Ditempati Tujuh Jiwa

Rate this item
(0 votes)
Mantan Kepala Dinas Sosial Kabupaten Wonosobo, Agus Purnomo bersama Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) menggandeng Baitul Maal wa Tamwil (BMT) Al Huda Wonosobo, memberikan santunan kepada keluarga Mustangin (67), warga Dusun Undakan RT 003 RW 004 Desa Tempurejo Kecamatan Kalibawang, Wonosobo, Selasa (10/4) siang. 
 
Keluarga Mustangin dipandang sangat layak mendapat uluran tangan, mengingat kondisi perekonomian mereka saat ini kurang baik. Untuk tempat tinggal, Mustangin bersama enam anggota keluarganya harus hidup serba terbatas di rumah semi permanen yang hanya berukuran sekitar 5x7 meter. Ukuran kamarnya hanya sekitar 2x2 meter, namun digunakan untuk beristirahan tujuh jiwa.
 
"Untuk kondisi dinding rumahnya, hanya terbuat dari bambu dan seng. Pasti kalau hujan atau malam hari sangat dingin. Belum lagi lantainya masih tanah. Mereka hanya tidur beralaskan tikar dan bersama-sama tujuh jiwa di kamar sempit itu," ujar Agus usai memberikan bantuan bersama Koordinator TKSK Wonosobo Tri Purwanto, Manager Mall BMT Al Huda Adinda Satria Bagus dan Koordinator Sosial Enterprise Budi Prasetyo.
 
Hadir pula dalam kesempatan itu, Kepala Pos Polsek (Kapospol) Kalibawang Ipda Harwoko, Kepala Seksi Ketentraman dan Ketertiban (Trantib) Kecamatan Kalibawang Shokhikh beserta jajaran perangkat Kecamatan Kalibawang lainnya, serta Kepala Desa Tempurejo Sudiman, Kepala Desa Karangsambung Nurrakhman dan Petugas TKSK Kalibawang Sukirman.
 
Menurut Agus yang saat ini menjadi penggiat sosial di Wonosobo itu, rumah milik Mustangin kurang representatif untuk ditinggali banyak jiwa. Ditambah, rumah tersebut tidak dilengkapi sarana mandi cuci kakus (MCK) yang memadahi. Pihaknya akan terus berupaya membantu merenovasi rumah tersebut. "Apalagi ada salah satu anggota keluarga dari Pak Mustangin yang kondisinya keterbelakangan mental," beber dia.
 
Petugas TKSK Kalibawang Sukirman mengaku sangat prihatin dengan kondisi keluarga Mustangin tersebut. Karena, untuk kebutuhan sehari-hari mereka juga masih sangat kekurangan. "Hasil upah Pak Mustangin sehari-hari tidak menetu, karena menjadi buruh serabutan. Namun dia harus berusaha mencari nafkah untuk mencukupi kebutuhan tujuh jiwa di rumahnya," ujar dia.
 
Manager Mall BMT Al Huda Adinda Satria Bagus menyebutkan, setelah melakukan survei ke rumah Mustangin sembari menyerahkan bantuan, pihaknya bakal berupaya membantu merenovasi rumah milik Mustangin tersebut. "InsyaAllah kami akan membantu dana untuk proses renovasi rumah tersebut. Kami targerkan proses renovasi bisa dilakukan sekitar bulan Juli 2018 mendatang," ujar dia. 
 
Rencananya proses renovasi selain mendapat dukungan dari BMT Al Huda juga akan mendapat bantuan dari Desa Tempurejo melalui alokasi Bantuan Gubernur (Bangub) program bedah rumah tidak layak huni (RTLH). "Semoga kita bisa membersamai di kegiatan tersebut. Karena, tahun ini juga kami telah memprogramkan bedah rumah milik Mustangin menggunakan Bangub," beber Kepala Desa Tempursari Sudiman.
 
sumber dari : Suara Kedu Harian Suara Merdeka - Edisi Kamis (12 April 2018)
Last modified onThursday, 12 April 2018 09:21
Login to post comments

Deprecated: preg_replace(): The /e modifier is deprecated, use preg_replace_callback instead in /home/sobokab/website/libraries/joomla/filter/input.php on line 656

Deprecated: preg_replace(): The /e modifier is deprecated, use preg_replace_callback instead in /home/sobokab/website/libraries/joomla/filter/input.php on line 659