Seputar Wonosobo

A+ A A-

Banyak Inovasi, Wonosobo Terima Penghargaan Kabupaten Peduli HAM

Rate this item
(0 votes)
Beragam inovasi yang diluncurkan Pemerintah Kabupaten Wonosobo untuk memudahkan masyarakat memperoleh hak-hak nya, mendapat apresiasi dari Kementerian Hukum Dan HAM Republik Indonesia. Bertepatan dengan peringatan Hari Hak Asasi Manusia se-Dunia ke 69 di Surakarta, Minggu (10/12), penghargaan sebagai Kabupaten Ramah HAM tersebut diserahkan oleh Presiden RI, Joko Widodo dan diterima Bupati, Eko Purnomo.
 
"Penghargaan sebagai KabupatenPeduli HAM ini tidak lepas dari kerja keras jajaran Pemkab Wonosobo yang terus berinovasi, serta didukung berbagai pihak yang memiliki kepedulian tinggi terhadap upaya-upaya memudahkan warga masyarakat mendapatkan hak-hak mereka," terang Bupati saat ditemui seusai menerima penghargaan. Kepada segenap pihak di lingkup Pemkab dan seluruh warga masyarakat Wonosobo, Bupati menyampaikan terimakasih dan menegaskan komitmen pihaknya untuk terus memperbaiki layanan publik di Kabupaten Wonosobo. Fasilitas-fasilitas untuk memudahkan warga, termasuk bagi anak-anak, lansia hingga para penyandang disabilitas menurut Bupati juga akan ditingkatkan. "Salah satu yang sudah menjadi komitmen kami adalah revitalisasi alun-alun Kota Wonosobo mulai 2018 mendatang, agar kelak semakin sesuai dengan fungsinya sebagai ruang terbuka ramah HAM," lanjutnya.
 
Diterimanya penghargaan sebagai Kabupaten Peduli HAM, menurut Asisten Pemerintahan Setda, M Azis Wijaya menjadi bukti bahwa banyaknya inovasi dalam bidang pelayanan Publik benar-benar diakui oleh Pemerintah Pusat. "Kemudahan masyarakat untuk mengakses informasi perihal keuangan desa melalui website open data desa, hingga inovasi terbaru dalam hal pelayanan akta kelahiran dan akta kematian yang dapat diantar sampai ke alamat pemohon, menjadi wujud nyata dari komitmen Pemkab Wonosobo dalam hal pemenuhan hak asasi masyarakat," terang Azis di sela mendampingi Bupati meninjau stan pameran HAM Kabupaten Wonosobo di Sunan Hotel, Surakarta.
 
Selain itu, Azis juga menyebut adanya sejumlah fasilitas yang dibangun Pemkab, seperti trotoar ramah difabel, akses jalan masuk ke perkantoran bagi difabel, taman-taman terbuka untuk sarana rekreasi warga, hingga pojok laktasi di setiap OPD juga menjadi nilai positif. "Aturan mengenai pentingnya pemenuhan hak asasi manusia juga sudah kami Terbitkan dalam bentuk Peraturan Daerah (Perda) Nomor 5 Tahun 2016 tentang Kabupaten Wonosobo Ramah HAM," imbuh Kabag Hukum Setda Faisal RB.
 
Bersamaan dengan peringatan Hari HAM Sedunia yang dipusatkan di Hotel Sunan Surakarta tersebut, Faisal mengaku Pemkab Wonosobo juga diundang untuk menjadi peserta pameran Ramah HAM bertema Kerja Bersama Peduli Hak Asasi Manusia. Dalam pameran tersebut, Faisal mengaku Wonosobo menampilkan beragam visualisasi baik berupa Foto maupun video yang memperlihatkan aksi-aksi ramah HAM dari sejumlah OPD, seperti Dinkes, Dinas Kominfo, Dinas Pekerjaan Umum Dan Tata Ruang, Bappeda dan Desk Ramah HAM, serta Bagian Hukum, Bagian Pemerintahan, Bagian Humas Umum Setda, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, hingga Kecamatan Kejajar.
Login to post comments

Deprecated: preg_replace(): The /e modifier is deprecated, use preg_replace_callback instead in /home/sobokab/website/libraries/joomla/filter/input.php on line 656

Deprecated: preg_replace(): The /e modifier is deprecated, use preg_replace_callback instead in /home/sobokab/website/libraries/joomla/filter/input.php on line 659