Mitra Pemkab

A+ A A-

Kantor Koramil Kalibawang segera dibangun

Kecamatan Kalibawang merupakan kecamatan pemekaran sehingga membuat semua elemen pendukungnya juga harus mengikuti. Untuk itu Kodim 0707/ Wonosobo melaporkan kepada Pimpinan TNI agar di wilayah kecamatan Kalibawang didirikan Koramil.  Saat ini yang ada baru dalam bentuk Pos dan tempatnya pun masih meminjam pihak ketiga.

Usulan dari Pimpinan TNI di repon hal ini dibuktikan dengan datangnya Tim Pengkajian Satuan Baru dari Srendam IV/Diponegoro yang dipimpin oleh Pabandya Jemen Srendam IV/Dip Letkol Arh Tjatur Supriyono beserta rombongan diterima oleh Kasdim Mayor Caj Henry Handoko didampingi Kasi Trantib Kec Kalibang Bapak Shokheh,  Kasi Pemerintahan Kec Kalibawang Bapak Ngatemin S. Sos,  Kades Karang Sambung Bapak Nurohman.  Tokoh Masyarakat Kec Kalibawang.  Tokoh Pemuda Kec  Kalibawang.  Tokoh Agama Kec Kalibawang.

Agenda Tim Pengkajian Satuan Baru dari Srendam IV/Diponegoro  ingin mengatahui sejauh mana keseriusan dari Pemda dan masyarakat dalam rangka pembangunan Koramil 15/Kalibawang. Kegiatan adalah mengadakan Rakor bersama jajaran Muspika dan tokoh masyarakat serta peninjauan lokasi yang akan dijadikan Koramil terletak  di Desa Karangsambung.

 Letkol Arh Tjatur Supriyono menyampaikan terima kasih kepada Pemda Wonosobo yang telah menghibahkan tanah untuk dijadikan sebagai Koramil.  Sehingga diharapkan jika sudah ada Koramil kondisi lebih kondusif lagi.  Koordinasi antar lembaga menjadi mudah sehingga jika ada permasalahan cepat terselesaikan. Saat ini yang meninjau dari tingkat Kodam. Hasilnya akan diserahkan ke Mabes setelah diterima disana akan ditinjau lagi dari sana baru bisa melaksanakan pembangunan untuk itu harap bersabar.  Ini dilakukan semata – mata agar jika dibangun tidak ada masalah dikemudian hari.

Tokoh masyarakat Desa Karangsambung Budi Slamet menyampaikan terima kasih atas kedatangan tim pengkajian dari Kodam. Dengan datangnya tim tersebut maka semakin yakin dalam waktu dekat akan dibangun kantor Koramil.  Atas nama masyarakat sangat berterima kasih sekali kepada pimpinan TNI dengan adanya rencana pembangunan kantor ini. Masyarakat sangat mendukung, tidak ada yang menolak pembangunan ini.

Justru masyarakat merasa terbantu,  yaitu rasa aman dan nyaman semakin nyata.  Dengan adanya kantor Koramil rakyat yang akan berbuat tidak baik  akan berfikir seribu kali.  Bahkan bereka tidak berani berbuat yang tidak baik. Itu sudah dirasakan oleh warga sekitar.  Walaupun saat ini baru berbentuk Pos Koramil saja sudah dirasakan apalagi besok  jika sudah benar  - benar menjadi Koramil akan semakin baik.

 

Kontributor : Pendim 0707/ Wonosobo

Kapten inf Heru Utomo jadi Komandan prosesi Hari Jadi Wonosobo

Kegiatan peringatan hari jadi banyak yang sudah dilaksanakan saat ini adalah bagian yang terpenting yaitu prosesis upacara pindah kedaton. Yang semula di Selomerto pindah ke Wonosobo  yaitu lokasi saat ini. Bertindak sebagai irup bupati Wonosobo dan Komandan upacara Danramil 01 Kapten Inf Heru Utomo. (24/7)

kapten inf Heru Utomo selaku Komandan Upacara Hari jadi, menyampaikan saat menjadi pemimpin upacara di hari jadi Wonosobo ke -194 merupakan tugas yang sangat luar biasa.

“Menjadi komandan upacara dalam rangka hari jadi Wonosobo ke 194 menjadi kebanggaan bagi saya khususnya dan bagi Kodim pada umumnya.” tuturnya.

Komandan upacara ini mengungkapkan alasannya.

“Karena dalam upacara ini menggunakan bahasa dan pakaian adat Jawa sehingga membutuhkan kesiapan mental yang tidak mudah. apalagi didahului dengan acara kirab sehingga semua menjadi sangat bermakna.” Pungkas Heru Utomo

Berbagai rangkaian kegiatan ditampilkan pada puncak acara hari jadi kabupaten Wonosobo ke- 194 tahun 2019 yang digelar di alun – alun Wonosobo.

Berbagai rangkaian acara tersebut diantaranya gelar budaya 1000 tenong, tampilan kesenian tradisional, dan launching inovasi paten untuk 15 kecamatan.

Pada kesempatan tersebut Bupati Wonosobo, Eko Purnomo mengatakan hari jadi kabupaten Wonosobo ke- 194 pemerintah daerah berkomitmen mempertahankan tradisi kebudayaan Wonosobo untuk menghormati jasa – jasa yang sangat tinggi kepada para pendahulu kita.

Lebih lanjut disampaikan, di hari jadi ini jajaran Forkompinda juga melaunching inovasi paten untuk 15 kecamatan.

“Ini bentuk komitmen Pemkab wonosobo dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat tidak hanya di kecamatan melainkan sampai ke desa – desa.” Terang Eko Purnomo.

Sementara Kepala Disparbud Wonosobo Drs. One Andang Wardoyo, M.Si, menjelaskan rangkaian hari jadi Wonosobo selain diisi dengan kesenian dari daerah sendiri juga ada dari kabupaten sahabat yaitu kabupaten Subang dari Jawa Barat.

One Andang melanjutkan, Bupati Wonosobo mendapat SK penetapan beberapa seni budaya lokal menjadi hak milik Wonosobo.

“Yang sudah paten milik kita yaitu cukur rambut gimbal dan upacara ha’ ha’an yang dilakukan 4 tahun sekali di desa Tegalombo kecamatan Kalikajar juga paten milik Wonosobo.” Ujarnya .  Dia menjelaskan pula bahwa seribu tenong yang digelar menandakan pemerintah kabupaten ingin lebih dekat kepada rakyat salah satunya pelayanan.

“Para pejabat yang membawa tenong dan isinya bisa dinikmati bersama rakyat. Hal tersebut sebagai gambaran pemerintah wonosobo dalam melayani masyarakat dilakukan dengan sepenuh hati.” Beber One Andang.

 

Kontributor : Pendim 0707/Wonosobo

Paskibra Wonosobo ziarah kebangsaan ke Bupati Pertama

 

Paskibra Kabupaten Wonosobo diikutsertakan dalam acara ziarah rombongan Muspida dalam rangka Hari Jadi Wonosobo ke 194 ke Bupati Pertama  KRT Setjonegoro yang berlokasi di Payaman Magelang.  Setelah selesai mengikuti ziarah rombongan Paskibra melanjutkan kegiatan ke Akmil, Museum BPK dan Musium Diponegoro yang berada di Magelang. (18/9)

Bersama Rakyat, TNI Bersihkan Kaliputih

 

Koramil 10/Selomerto, Polsek, masyarakat Desa Candi dan Komunitas Peduli Sungai Perjaka (Persatuan Jaga Kali) melaksanakan kegiatan karya bakti  ( Jum’at Bersih ) sepanjang sungai Kaliputih Selomerto. Dengan sasaran membersihkan sungai dari sampah, menanam pohon. (19/7)

Kegiatan diawali dengan apel bersama dan dilanjutkan pembersihan, dengan alat seadanya berupa parang dan sabit, cangkul Babinsa dan warga secara bergotong royong bahu membahu bersama warga mengangkat sampah dan mengumpulkannya di tepian sungai untuk kemudian dibuang dengan cara ditanam agar bisa dimanfaatkan sebagai kompos.

Kapten Inf Kusno Miharto selaku Danramil Selomerto menghimbau kepada warga masarakat untuk peduli dengan lingkungan, tidak membuang sampah disungai sehingga air bersih jaga kelestarian lingkungan, , sehingga sungai bersih, air lancar dn tidak tercemar kotoran/sampah dn tidak menimbulkan banjir.

Disampaikan pula agar masyarakat tidak membuang sampah sembarangan terutama di sungai, karena dampaknya akan menumpuk yang bisa mengakibatkan aliran sungai tersumbat dan menjadi tidak lancar sehingga air sungai bisa meluap dan mengenangi sawah maupun perkampungan, yang fatal lagi berakibat gagal panen.  Disamping itu dengan adanya pembersihan sungai   ekosistem sungai tetap terjaga kebersihannya, karena manfaat dari sungai tersebut akan memberikan ketersediaan air untuk menunjang pada bidang pertanian yang dapat mendistribusikan pengairan ke lahan persawahan milik warga secara maksimal.

“Kepada seluruh warga masyarakat juga diharapkan ikut menjaga kelestarian lingkungan dengan tetap memelihara kebersihan sungai terutama tidak menjadikan sungai sebagai tempat untuk membuang sampah sehingga ekosistem yang ada didalamnya terhindar dari kepunahan dan bisa dinikmati oleh generasi yang akan datang”, pungkas Danramil.

Sementara Supono selaku kepala desa Candi juga menambahkan, kegiatan bersama ini sebagai kampanye untuk memberdayakan pola hidup bersih ditengah masyarakat, bukan saja dalam lingkungan sekitar rumah, namun lingkungan alam yang ada disekitar juga harus kita jaga kelestariannya agar tetap memberikan manfaat bagi seluruh warga, ujarnya.

Muda-mudahan dengan kegiatan Bulan Bakti Gotong Royong ini bisa menumbuhkan kesadaran masyarakat dalam menciptakan kepekaan terhadap lingkungan alam disekitarnya, selalu menjaga kebersihan dan merawat terutama sungai yang saat ini sudah kita bersihkan bersama-sama, agar saat musim hujan datang aliran airnya lancar tidak tersumbat oleh kotoran berupa sampah yang dapat menyebabkan terjadinya banjir ditengah pemukiman warga,” Pungkasnya. 

Peduli Sungai

Ketua KPS Perjaka Purwono menyampaikan “Air bersih sangat bermanfaat untuk kepentingan masyarakat juga, menjaga kebersihan dan memelihara sungai merupakan kewajiban semua pihak, terutama warga yang berada di sekitar sungai. Untuk itu, pihaknya mengimbau masyarakat lebih peduli terhadap sungai. “Karya bakti bersih sungai ini didukung berbagai pihak, selain masyarakat, ormas juga termasuk dinas kebersihan.

Dengan kerja sama TNI dan masyarakat, dalam waktu singkat, sampah menumpuk di sungai cepat dibersihkan  meminta seluruh masyarakat untuk saling mengingatkan pentingnya menjaga kelestarian lingkungan, khususnya sungai.

Purwono juga mengajak apabila ada masyarakat yang membuang sampah ke sungai, agar diingatkan dan ditegur sehingga sadar dan tumbuh kepedulian cinta kebersihan.  

Tidak lupa dalam kesempatan ini mengucapkan terima kasih khususnya kepada TNI dan Polri yang telah membersamai dalam rangka mengajak semua komponen masyarakat agar lebih peduli terhadap lingkungan disekitar kita.

Koperasi Rayakan HUT Ke-72

Pemda Wonosobo menggelar upacara peringatan Hari Koperasi Nasional ke-72 di Halaman Pendopo Kab Wonosobo, Pada hari Jumat tanggal 19 Juli 2019 pukul 07.00. bertindak sebagai inspekur upacara Wakil Bupati Ir Agus Subagyo dan sebagai Komandan upacara Lettu Cpl Tulus Widodo dari Anggota Kodim 0707 Wonosobo.

Subscribe to this RSS feed

Deprecated: preg_replace(): The /e modifier is deprecated, use preg_replace_callback instead in /home/sobokab/website/libraries/joomla/filter/input.php on line 656

Deprecated: preg_replace(): The /e modifier is deprecated, use preg_replace_callback instead in /home/sobokab/website/libraries/joomla/filter/input.php on line 659