Mitra Pemkab

A+ A A-

Upsus Pengecekan Persiapan Panen Padi

Anggota Koramil 11/Kaliwiro serka Gunawan, Serda Yuli  dan Serda suwignyo melaksanakan kegiatan Upsus Pajale bersama petani mengecek persiapan panen padi di sawah milik Bapak Tugimin bertempat di Dusun kalipetung Kelurahan Kaliwiro, jenis padi C4 dengan lahan seluas kurang lebih 500 m2. Jumat(10/05)

 

            Pengecekan tanam padi ini dilakukan sebagai bentuk keseriusan Babinsa dalam rangka mendukung program Upaya khusus (UPSUS) bidang  pertanian terutama tanaman padi yang merupakan komoditas penghasil beras dalam rangka swasembada pangan untuk mencapai ketahanan pangan yang handal.

 

            Upaya Babinsa dilapangan dalam rangka pengecekan tanam padi yang sudah siap panen diharapkan bisa terjalinnya komunikasi dan interaksi dengan petani, agar padi yang siap dipanen agar segera dipanen dan diusahakan bisa panen padi secara serentak.

 

            Menurut Serka Gunawan bahwa dengan adanya Babinsa ikut mendampingi petani agar para petani giat untuk menanam padi sehingga dapat memperbaiki ekonomi dan mensukseskan program ketahanan pangan yang sedang digalakkan oleh pemerintah.

 

            Kapten Inf Kusno Miharto Danramil 11/Kaliwiro  mengatakan kepada para Babinsa agar lebih giat lagi untuk mengecek sawah sawah yang ditanami padi yang siap panen, supaya para Babinsa tau mana yang siap panen dan mana yang belum siap panen, Babinsa akan selalu siap sedia dalam pendampingan UPSUS pertanian dari mulai membajak, menanam sampai panen sehingga program swasembada pangan nasional yang dicanangkan oleh komando atas dan pemerintah terwujud dan sukses.’ Terang Danramil”

 

            Babinsa berharap dengan seringnya kita turun kesawah membantu petani ini sebagai jembatan untuk menjalin komunikasi dengan para petani sehingga mereka tergugah dan tertarik untuk menjual hasil panennya ke Pemerintah. Sehingga dalam hal ini pihak Bulog dengan demikian cadangan persediaan pangan terutama gabah dan beras cukup banyak sehingga program swasembada pangan dalam rangka menjaga ketahanan pangan nasional terjaga dan berhasil dengan baik.

Kultum di Masjid As Suhada diisi oleh anggota Kodim

 

Komandan Kodim 0707/Wonosobo Letkol Czi Fauzan Fadli, SE memerintahkan kepada takmir Masjid Kodim agar selama bulan Ramadhan ini diadakan kegiatan siraman rohani setelah shalat Duhur dan Asyar.  Adapun sebagai penceramah adalah perwakilan dari setiap staf secara bergilir.

Komandan kodim menyampaikan bahwa tujuan diadakannya kuliah tujuh menit ini secara bergilir adalah untuk dijadaikan sebagai wahana belajar, khususnya dalam rangka memperdalam ilmu agama.  Disamping itu juga untuk menambah amal ibadah kita.

Adapun yang menyampaikan materi secara bergantian, tidak mengambil penceramah dari luar karena ingin mengetahui sejauh kemana kemampuan anggota dalam ilmu agama. Karena masyarakat memandang bahwa TNI itu serba bisa, baik bisa perang, bisa  membangun jalan dan lain sebagainya. Untuk itu dalam rangka membekali anggota dalam ilmu agama maka dilaksanakan siraman rohani setelah shalat Duhur dan Asyar secara bergilir.

Ahmad Ridho selaku takmir masjid Kodim menyampaikan bahwa kegiatan ini sangat bagus dalam rangka memakmurkan masjid.  Disamping sebagai sarana siar agama Islam. Juga menggungah para anggota TNI untuk belajar lagi tentang agama islam.  Kapan lagi kalau tidak saat ini untuk belajar. Apalagi ini merupakan bulan yang penuh berkah. Saat tepat digunakan untuk belajar.

Manfaat yang dirasakan lainnya adalah menghilangkan citra TNI bahwa TNI itu hanya bisa mengisi materi bela negara, wawasan kebangsaan, PBB saja. TNI itu juga manusia yang mempunyai agama, sehingga sudah sewajarnya anggota TNI juga menguasai ilmu agama.  Ilmu agama sangatlah penting itu sebagai bekal hidup saat diakhirat nanti.  

Untuk kali ini yang mendapatkan jatah sebagai mubaligh anggota pendim, Ahmad Ridho. Tema yang diusung adalah akan terjadi orang – orang yang mencintai lima perkara dan melupakan lima perkara.  Ini tertuang dalam sabda Rasullulah yang artinya “ akan datang pada umatku suatu masa dimana mereka mencintai lima perkara dan melupakan lima perkara pula. Mereka mencintai dunia dan melupakan akhirat; mereka mencintai kehidupan dan melupakan kematian; mereka mencintai gedung – gedung dan melupakan kubur; mereka mencintai  harta benda dan melupakan hisab, dan mereka mencintai makhluk dan melupakan penciptanya.

Hasil Rekapitulasi Pemilu di Wonosobo, Jokowi-Ma'ruf Unggul 79,3 Persen, Prabowo-Sandi 20,7 Persen

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Wonosobo mencatat, hasil penghitungan rekapitulasi, Pasangan Calon Presiden-Wakil Presiden, Joko Widodo-Ma'ruf Amin di Wonosobo mendapat 413.065 suara. Sedangkan Pasangan Calon Presiden-Wakil Presiden Prabowo Subianto dan Sandiaga Salahuddin Uno mendapat 107.835 suara.

Ketua KPU Wonosobo, Asma' Khozin menyebutkan, dalam perbandingan persentase, pasangan 01 mendapat 79,3 persen suara dan pasangan 02 mendapat 20,7 persen. "Jumlah surat suara sah Pilpres ada 520.900 dan untuk yang tidak sah sebanyak 23.344. Jadi total surat suara dan tidak sah sebanyak 544.244 suara," ungkapnya usai rapat rekapitulasi.

Dikatakan, pasangan Jokowi-Ma'ruf unggul di 15 kecamatan yang ada di Wonosobo. Untuk rinciannya, di Kecamatan Wadaslintang Jokowi-Ma'ruf meraih 27.190 suara dan Prabowo-Sandi memperoleh 5.465 suara. Di Kecamatan Kepil, Jokowi-Ma'ruf unggul dengan 31.241 suara dan Prabowo-Sandi mendapat 7.280 suara.

Untuk di Kecamatan Sapuran, Jokowi-Ma'ruf mendapat 25.967 suara dan Prabowo-Sandi mendapat 8.822 suara. Di Kecamatan Kaliwiro Jokowi-Ma'ruf mendapat 24.322 suara dan Prabowo-Sandi mendapat 5.367 suara. Di Kecamatan Leksono Jokowi-Ma'ruf mendapat 20.548 suara dan Prabowo-Sandi mendapat 6.553 suara.

Untuk di Kecamatan Selomerto Jokowi-Ma'ruf mendapat 23.740 dan Prabowo-Sandi mendapat 8.248 suara. Kecamatan Kalikajar Jokowi-Ma'ruf meraup 31.747 suara dan Prabowo-Sandi mendapat 8.952 suara. Di Kecamatan Kertek Jokowi-Ma'ruf mendapat 45.266 suara dan Prabowo-Sandi mendapat 9.935 suara.

Untuk di Kecamatan Wonosobo, Jokowi-Ma'ruf mendapatkan 39.307 suara dan Prabowo-Sandi mendapat 17.170 suara. Kecamatan Watumalang Jokowi-Ma'ruf mendapat 25.379 suara dan Prabowo-Sandi mendapat 7.302 suara. Di Kecamatan Mojotengah Jokowi-Ma'ruf mendapat 32.357 suara dan Prabowo-Sandi mendapat 7.426 suara.

Di Kecamatan Garung Jokowi-Ma'ruf mendapatkan 30.221 suara dan Prabowo-Sandi mendapat 4.129 suara. Kecamatan Kejajar Jokowi-Ma'ruf mendapatkan 24.099 suara dan Prabowo-Sandi mendapat 4.848 suara. Kecamatan Sukoharjo Jokowi-Ma'ruf mendapat 18.000 suara dan Prabowo-Sandi mendapat 4.173 dan terakhir Kecamatan Kalibawang Jokowi-Ma'ruf 13.681 suara dan Prabowo-Sandi 2.165 suara.

 

Sumber : fokussaba.com

Pancasila milik semua komponen bangsa

 

Komandan Kodim 0707/Wonosobo memberikan pembinaan tentang pentingnya penanaman nilai – nilai Pancasila kepada semua komponen bangsa.  Hal ini disampaikan kepada anggota PPAD (Persatuan Purnawirawan Angkatan Darat) bertempat di aula Pepabri Wonosobo.  Kegiatan ini terselenggara bekerja sama dengan Kantor Kesbangpol. (29/4)

Lebih lanjut Komandan Kodim menyampaikan bahwa sebagai Purnawirawan merupakan aset bangsa, menjadi tokoh dimasyarakat.  Untuk itu perlu mengetahui persoalan permasalahan yang terjadi di negeri ini.  Setelah purna tugas bukan berarti selesai dalam pengabdian akan tetapi hanya pindah saja.

Situasi saat ini yang berkembang saat ini adalah mulai menurunya nilai – nilai luhur Pancasila. Semua elemen masyarakat dipengaruhi yaitu melalui 5 F (Food, Fashion, Film, Fun dan Fantasi).  Itu tidak disadari  oleh kita semua.  Untuk itu kita sebagai elemen bangsa harus bisa memberikan contoh kepada keluarga kita untuk selalu berbuat dan berperilaku sesuai dengan nilai – nilai Pancasila.

Letkol CZI Fauzan Fadli mengingatkan bahwa nilai – nilai luhur Pancasila digali dari bangsa Indonesia sendiri.  Para leluhur kita sudah merumuskan nilai tersebut dengan sangat cermat dan teliti.  Bangsa Indonesia merupakan bangsa yang sangat komplek, baik dari segi agama, adat istiadat, budaya, bahasa, jumlah penduduk yang besar, wilayah yang luas. Itu semua membutuhkan sebuah alat yang bisa menampung atau mewadahi.  Dan itu hanya ada dalam Pancasila.  Jika Pancasila sampai kita lupakan maka hancurlah bangsa ini.

Nilai – nilai yang ada dalam Pancasila meliputi nilai ketuhanan, nilai kemanusiaan, nilai persatuan dan kesatuan, nilai musyawarah, dan nilai keadilan sosial.  Itu merupakan rumusan yang sangat cocok bagi bangsa yang mempunyai kekomplekan didalamnya.

Untuk itu pesan Dandim kepada para anggota PPAD bahwa saat ini kita berjuang membangun negeri ini dengan cara mengatar para generasi penerus agar generasi tersebut mempunyai nilai – nilai luhur Pancasila sehingga diharapkan jika mereka kelak nanti membangun negeri ini tidak lepas dari nilai tersebut.

Eko Riyanto selaku penyelenggara dari Kesbangpol menyampaikan bahwa kegiatan ini sebagai bentuk keprihatinan.  Budaya Bangsa Indonesia yang luhur dan arif tersebut sedikit demi sedikit mulai tergerus oleh perkembangan jaman.  Mereka masuk dengan begitu hebatnya. Maka tidak ada kata lain mari  kita bersama – sama membangun negeri ini  khususnya membangun jiwa bangsa Indonesia melalui penanaman dan pembinaan Pancasila.  Dengan harapan Pancasila akan tetap tertanam dalam jiwa semua warga negara.

Dandim 0707 Hadiri Apel diPolres Wonosobo

Jumat tanggal. 26 April 2018 Pukul 0800 wib. Bertempat di lapangan apel Polres Wonosobo berlansung kegiatan Gelar Pasukan Operasi keselamatan lalu lintas 2019 dengan tema "Dalam rangka cipta kondisi npasca Pileg,pilres dan menjelang Idul Fitri 2019 guna meningkatkan kesdaran dan kepatuhan masyarakat dalam belalu lintas demi terciptanya KAMSELTIBCARLANTAS di wilayah hukum kabupaten Wonosobo.

Apel Gelar Pasukan ini diikuti oleh,1 SST TNI Gabungan,1 SSK  Dalmas1 SST lalu lintas,1 SST Sabhara,1 SST Polwan,1 Sst Satpol PP kabupaten Wonosobo,1 SST Dishub kab Wonosobo ‎,1 Sst Senkom Wonosobo,1 Regu Damkar Kabupaten Wonosobo serta 1 Sst Linmas‎

Amanat Kapolri yang dibacakan oleh pimpinan apel Kapolres Wonosobo AKBP Absul Waras S.I.K., Puji syukur kita panjatkan kehadirat Allah SWT, Tuhan Yang Maha Esa,karena atas limpahan rahmat dan ridhoNya,pada hari ini kita dapat menghadiri Apel Gelar Pasukan dalam rangka “Operas Keselamatan” tahun 2019.

Apel gelar pasukan ini dilaksanakan paska Pileg dan Pilpres  tahun 2019 serta cipta konsisi menjelang bulan suci Ramadhan 1440H,serta untuk mengetahui sejauh mana kesipan personel maupun sarana pendukung lainnya, swehingga kegiatan operasi dapat berjalan dengan optimal dan dapat berhasil sesuai dengan tujuan serta sasaran yang telah ditetapkan.

Perlu diketahui bersama data jumlah pelanggaran lalu lintas berupa tilang tahun 2017 sejumlah 833.607 kasus dan pada tahun 2018 sejumlah 1.243.047 kasus atau ada kenailan trend 49%. Teguran tahun 2017 sejumlah 833.607 pelanggaran dan tahun 2018 sejumlah 891.525 pelanggaran atau ada kenaikan trend 7%.

Komandan Kodim 0707 Wonosobo Letkol Czi Fauzan Fadli S.E. juga menyampaikan terimakasi kepada semua pihak yang telah hadir di Apel Gelar Pasukan Operasi keselamatan lalu lintas 2019 ini, ini sebagai kegiatan dalam rangka menciptakan susana yang aman,nyaman,damai,tentram setelah acara menjelang Pilpres. Sebentar lagi akan memasuki bulan puasa dengan harapan agar umat islam yang menjalankanya dengan baik, dengan khusyu,keamanan merupakan faktor yang sangat dibutuhkan. Kita sebgai aprat keamanan siap mendukung dan membackup itu semua,masyarakat tidak perlu cemas,takut  atau lainnya.

Hadir dalam kegiatan ini,Dandim 0707 Wonosobo Letkol Czi Fauzan Fadli, ‎Kapolres Wonosobo AKBP Abdul Waras S.I.K serta jajaran Forkopimda Kabupaten Wonosobo, Instansi terkait serta Tokoh Agama dan tokoh masyarakat kabupaten Wonosobo. ‎Pendim 0707

Subscribe to this RSS feed

Deprecated: preg_replace(): The /e modifier is deprecated, use preg_replace_callback instead in /dcpartition/sobokab/website/libraries/joomla/filter/input.php on line 656

Deprecated: preg_replace(): The /e modifier is deprecated, use preg_replace_callback instead in /dcpartition/sobokab/website/libraries/joomla/filter/input.php on line 659