Mitra Pemkab

A+ A A-

Dandim Asah Kemampuan Menembak

KOMANDO RESOR MILITER 072/PAMUNGKAS

KOMANDO DISTRIK MILITER 0707

 

Dandim Asah Kemampuan Menembak

 

Kodim 0707 Wonosobo melaksankan latihan menambak senjata ringan TW TA. 2018. Latihan dilaksanakan di lapangan tembak Tanjungasri berada di Kecamatan Sapuran Wonosobo. Sasaran pada latihan ini adalah untuk meningkatkan kemampuan dan keterampilan menembak bagi seluruh prajurit. Kemampuan yang diinginkan yaitu mencapai standar kualitas minimal yang ditentukan. Selasa (16/5).

 

Mayor Inf Jaka Susila Kasdim 0707 Wonosobo memberikan penekanan sebelum pelaksanaan menembak dimulai. Kepada seluruh peserta latihan agar sebelum, selama dan sesudah latihan agar selalu melaksanakan pengecekan. Pengecekan personil materiil dan tindakan keamanan karena itu meruipakan faktor yang sangat penting dalam pelaksanaan latihan. Laksanakan latihan dengan sungguh-sungguh untuk dapat mencapai hasil yang optimal.

 

Kasdim juga memberikan arahan sebelum latihan, tentang pemahaman pengetahuan Jenis Senapan SS1V3 pengetahuan dasar tentang menembak, teknik dan taktik menembak. Juga melaksanakan latihan remasan picu, bidik kering dan gabungan antara nafas, bidik, tekan picu (nabi tepi).

 

Komandim Kodim 0707/Wonosobo Letkol Czi Fauzan Fadli, S.E. saat ditemui disela-sela latihan mengatakan tujuan dari Latihan ini untuk melihat dan mengasah kemampuan dan keterampilan setiap prajurit dalam latihan menembak. Sehingga kemampuan setiap prajurit Kodim 0707/Wonosobo dapat terpelihara dan untuk meningkatkan profesionalisme prajurit dalam bertugas.

 

Dengan adanya kegiatan latihan tersebut perlu adanya koordinasi antar Aparat Pemerintah setempat guna mendukung kelancaran kegiatan tersebut. Perlu adanya pemamtauan dan pengawasan kegiatan latihan menembak yang lebih guna menjaga keamanan dan menghindari adanya hal-hal yang dapat merugikan baik Personil maupun Materiil, ujar Dandim.

 

Dengan demikian diharapkan para peserta mampu menembak dengan menggunakan senjata jenis Jenis Senapan SS1V3 dengan jarak 100m dan total nilai 75%. Mampu mengatasi permasalahan teknis menembak di lapangan dengan cepat, tepat dan benar. Usai menerima pengarahan, para peserta dibagi dalam kelompok-kelompok sesuai dengan urutan gelombang dan lajur.

 

(Pendim 0707)

Koramil Sapuran Bangun Poskampling

KOMANDO RESOR MILITER 072/PAMUNGKAS

KOMANDO DISTRIK MILITER 0707

 

Koramil Sapuran Bangun Poskampling

 

Koramil 08 Sapuran Kodim 0707 Wonosobo membangunan POS keamanan lingkungan (Poskamling) di Dsn.Kalilusi Rt 01/08 Ds.Pacekelan kec.Sapuran, 15 Mei 2018 pkl. 07.30 wib. Kegiatan yang dikemas karya bakti itu dipimpin Danramil 08 Sapuran Kapten Inf Iwan Nafarin dan diikuti warga setempat.

 

Mereka antusias mengikuti kegiatan tersebut. Terlebih pembangunan gardu Poskamling itu merupakan keinginan warga sejak lama agar ada kegiatan ronda malam.

 

”Kegiatan ini sesuai hasil musyawarah Rt 01 Rw 08 Desa Pacekelan yang dihadiri Bintara Pembina Desa (Babinsa) Serka Suroto beberapa waktu silam. Dalam rapat RT tersebut disepakati pembuatan Poskamling dengan menggunakan swadaya masyarakat,” terang Kapten Inf Iwan Nafarin mewakili Dandim 0707 Wonosobo Letkol Czi Fauzan Fadli, S.E.

 

Menurutnya, Babinsa memiliki tanggung jawab untuk menyikapi situasi wilayah binaannya. Karena itu, Babinsa Desa Pacekelan pun sangat mengapresiasi lahirnya kepedulian masyarakat terhadap keamanan lingkungan setempat. Hal itu dibuktikan dengan bergabungnya dengan masyarakat untuk membantu kegiatan pembuatan Poskamling tersebut.

 

Kapten Inf Iwan Nafarin di sela-sela pembangunan Poskamling itu juga berujar, kegiatan tersebut sebagai salah satu upaya untuk mencegah gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), membangkitkan kesadaran masyarakat untuk berpartisipasi dan peduli terhadap keamanan dan ketertiban di lingkungan masing-masing. Karena itu, peran Poskamling tidak bisa dipandang sebelah mata. Namun demikian, sangat disayangkan pembangunan Poskamling jika tidak dimanfaatkan dengan maksimal.

 

”Jujur, walaupun masih ada yang menjalankan sistem keamanan lingkungan (Siskamling), tetapi persentasenya sangat jauh dibandingkan jumlah Poskamling yang ada. Padahal pembangunan Poskamling itu sendiri telah memakan biaya tidak sedikit, meski swadaya,” imbuh Danramil.

 

Karena itu, keberadaan Poskamling itu harus bisa dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya. Selain sebagai upaya untuk dapat menangkal dan menanggulangi setiap gangguan Kamtibmas, juga dapat memberikan pertolongan dan pemeliharaan keselamatan masyarakat dari segala macam bentuk bahaya yang dapat ditimbulkan seperti bencana alam, kebakaran dan lainnya.

 

Tokoh Masyarakat Desa Pacekelan menyampaikan terimakasih kepada Babinsa dari Koramil Sapuran, yang telah ikut membantu dalam pelaksanaan pembuatan Pos Kamling kali ini dan memberi dukungan berupa makanan dan minuman dalam kegiatan karya bakti tersebut. Warga juga berharap semoga hubungan yang sudah baik antara Babinsa dengan masyarakat  Desa Pacekelan kec.Sapuran bisa dipertahankan, untuk mewujudkan Kemanunggalan TNI dengan Rakyat.

 

(Pendim 0707/Wsb)

Menyambut Bulan Puasa dengan Anjangsana

KOMANDO RESOR MILITER 072/PAMUNGKAS

KOMANDO DISTRIK MILITER 0707

 

Menyambut Bulan Puasa dengan Anjangsana

 

Bulan puasa tinggal beberapa hari lagi, untuk itu dalam rangka menyambut dan memeriahkan bulan Ramadhan Kodim 0707/Wonosobo mengadakan anjangsana ke beberapa Ponpes dan Yatim Piatu seperti Yatim Piatu Al Maksum Wonobungkah, Yatim Piatu Darolhadlonah, Ponpes Ma'had Mahbaul Qur'an, yaitu piatu Hj. Maryam yang berada di wilayah Wonosobo. Pimpinan anjangsana Kapten Arm Listiono (15/5).

 

Dalam sambutannya Kapten Arm Listiono menyampaikan bahwa kunjungan ini mewakili Kodim dalam rangka menyambut datangnya bulan suci Ramahan menyelenggarakan kegiatan anjangsana dengan tujuan untuk saling berbagi kepada sesama umat manusia. Dengan adanya berbagi ini diharapkan persatuan dan kesatuan sesama anak bangsa semakin kokoh.

 

Apalagi sebentar lagi bulan Ramadhan dimana kita umat Islam yang sudah akil baliq dan yang mampu diharuskan melaksanakan puasa. Tidak pandang bulu baik yang kaya atau miskin smua wajib melaksanakannya. Semua mnahan lapar dan haus dari terbitnya matahari sampai dengan terbenanmnya disore hari. Disamping menahan lapar dan haus kita juga diharapkan untuk menahan diri dari rasa amarah, dengki dan sifat-sifat jelek lainnya.

 

Maksud dari anjang sana ini juga sebagai bentuk kepedulian Kodim 0707/Wonosobo kepada sesama anak bangsa yang saat ini kurang beruntung. Sehingga diharapkan dengan addanya kunjungan dari Kodim diharapkan menumbuhkan rasa percaya diri untuk menatap masa depan yang cerah. Demikian penyampaian Kapten Arm Listiono dalam acara anjangsana.

 

KH Supangat selaku pengasuh Yayasan Al Maksum mengucapkan terima kasih atas kunjungan dari Kodim, mudah-mudahan bantuan dan silaturahmi di bulan Sa'ban, dilipat gandakan amalnya, ditambahkan rezekinya, dan mendapat safaat dari Allah SWT. Semoga dimudahkan semua pekerjaannya serta diberikan kesehatan lahir dan bathin.

 

(Pendim 0707/Wsb)

PENANDATANGANAN WONOSOBO ANTI MIRAS

KOMANDO RESOR MILITER 072/PAMUNGKAS

KOMANDO DISTRIK MILITER 0707

 

Penandatanganan Wonosobo Anti Miras

 

Dalam rangka menciptakan situasi Kamtibmas yang kondusif menjelang Bulan Suci Ramadan 1939H/2018, selama beberapa pekan diadakan Razia ke tempat-tempat hiburan malam. Dengan hasil 2.160 miras dengan berbagai merk, dan 130 liter tuak oplosan. Pemusnahan barang bukti hasil Razia Kepolisian, dilakukan di halaman TPA (Tempat Pembuangan akhir) Kalierang, Selomerto, Wonosobo, Senin (14/5). Turut serta dalam pemusnahan ini, sejumplah pejabat Forkopimda Wonosobo, Ketua Pengadilan Negeri, Ketua Pengadilan Agama, FKUB, MUI (Dr. Muchotob Hamzah), Pengurus Muahmmadiyah (Aswandi), Ka Kesbangpol, Satpol PP, Tokoh Agama (Habib Tohir) dan awak media baik cetak maupun onlin.

 

Komandan Kodim 0707/Wonosobo Letkol Czi Fauzan Fadli, S.E saat diwawancarai media menyampaikan. Kali ini sebanyak 2.160 botol miras dan 130 liter tuak oplosan sudah sama-sama kita saksikan bersama. Kami mengapresiassi apa yang sudah dilaukan oleh jajaran Kepolisian, dalam menciptakan Wonosobo yang kondusif menjelang, selama dan pasca Ramadan. Penandatanganan Deeklarasi Wonosobo Anti Miras dan kesepakatan bersama antara Pemerintah, TOkoh Agama dan FKUB (Forum Kerukunan Umat Beragama), juga sudah dilaksanakan. Dengan harapan, peristiwa jatuhnya korban seperti di daerah lain, tidak terjadi di Kota Wonosobo. Untuk itu, razia miras dan pemusnahan barang bukti semacam ini, sebaiknya terus dilaksanakan, harap DAndim.

 

Kodim bersama Polres sudah menyamakan persepsi, visi dan misi. Tadi pagi seuasi Upacara anggota kodim juga sudah kami tekankan utnuk mningkatkan kewaspadaan. Langkah patroli bersama juga sudah terlaksana jauh hari sebelum hari ini. Agar masyarakat merasa nyaman dalam menyambut datangnya bulan Ramadan 1939H/2018. Yang terpenting deteksi dini dan cegah dini harus selalu ilakukan sebagai langkah prefentif, oleh aparat dan semua komponen masyarakat. Masyarakat dihimbau selalu membantu baik Kodim maupun Polres selama 24 jam, jika ada gejala-gejala yang mengarah ke tindakan terorisme. Agar segera dapat diambil tindakan yang cepat mengarah ke tindakan terorisme. Agar segera dapat diambil tindakan yang cepat dan tepat, demi terciptanya Wonosobo yang aman dan nyaman, tegas Dandim.

 

(Pendim 0707/Wsb)

TINGKATKAN KEWASPADAAN DENGAN PATROLI

KOMANDO RESOR MILITER 072/PAMUNGKAS

KOMANDO DISTRIK MILITER 0707

 

Tingkatkan Kewaspadaan Dengan Patroli

 

Segenap prajurit Kodim 0707/Wonosobo mengikuti acara Jam komandan di Aula Makodim, Senin (14/5). Acara Jam Komandan merupakan salah satu cara seorang komandan untuk memberikan informasi, perhatian serta mengetahui apa yang dirasakan serta permaalahan dari anggota, agar informasi yang diterima dapat terserap dengan baik serta mendapat solusi dari setiap permasalahan yang ada.

 

Apalagi saat ini, bahaya idiologi radikal kanan maupun radikal kiri masih menjadi ancaman yang potensial bagi Bangsa Indonesia. Radikalisme dan Terorisme adalah dua ancaman nyata yang berbahaya terhadap kelangsungan hidup berbangsa dan bernegara. Upaya untuk mencegah berkembangnya faham tersebut Kodim 0707/Wonosobo, baik melalui kegiatan formal ceramah ke sekolah, diskusi, sarasehan dan juga non formal terus dilakukan. Agar wilayah Wonosobo selalu aman dan kondusif.

 

Dandim 0707/Wonosobo, Letkol Czi Fauzan Fadli, S.E memberikan instruksi kepada seluruh Danramil dan Babinsa dalam kesempatan Jam Komandan. "Manfaatkan dalam setiap Komsos ke rumah-rumah warga untuk menjelaskan faham radikal secara benar, agar warga tidak tersesat, tidak terpengaruh dan ikut faham tersebut, sebarkan virus semangat bela negara dan cinta tanah air," ungkapnya.

 

Lebih jauh, Dandim mengatakan, bahwa baru-baru terjadi penyerangan terhadap Kantor Kepolisian oleh sekelompok teroris. Teroris adalah musuh kita dan musuh bangsa Indonesia, untuk itu apabila ada ditemukan gejala-gejala yang mencurigakan terhadap pelaku-pelaku teroris agar dilaporkan secara berjenjang sehingga dapat direndam kegiatan tersebut. Di samping itu, ditekankan kepada selruh prajurit Kodim 0707/Wonosobo agar menjaga pangkalan agar tidak lengah.

 

"Tujuannya juga untuk deteksi dini dan ceegah dini dari segala sesuatu yang menonjol. Dari banyak kasus teror, jaringan teroris itu ada di tengah masyarakat, inilah yang kami ajak kepada masyarakat agar tanggap dan cepat menginformasikan jika ada yang menonjol di lingkungan mereka. Keberadaan masyaarakat sangat penting, segera laporkan jika ada hal-hal yang tidak sewajarnya, agar segera dapat diambil langkah yang tepat," kata Dandim 0707/Wonosobo.

 

Fauzan menambahkan, TNI selalu mengambil langkah preventif dan antisipatif dalam berbagai cara terhadap segala perkembangan dan kondisi terkini di wilayah tanggung jawab masing-masing. Secara fisik, kata dia, langkah-langkah itu berupa menguatkan pertahanan diri dan penjagaan obyek-obyek vital, meningkatkan kewaspadaan dengan meningkatkan intensitas komunikasi internal dan eksternal. Laksanakan pratoli dengan sunguh-sungguh, agar masyarakat merasa terlindungi.

Subscribe to this RSS feed

Deprecated: preg_replace(): The /e modifier is deprecated, use preg_replace_callback instead in /home/sobokab/website/libraries/joomla/filter/input.php on line 656

Deprecated: preg_replace(): The /e modifier is deprecated, use preg_replace_callback instead in /home/sobokab/website/libraries/joomla/filter/input.php on line 659