Mitra Pemkab

A+ A A-

Peringati HUT TNI Ke-73, Kodim 0707/Wsb Bersama Saka Rescue Tanam 1.000 Pohon

Kegiatan penanaman 1.000 pohon di salah satu destinasi wisata unggulan Wonosobo tepatnya di Bukit Anjir Tombo Ati Desa Banyukembar Kecamatan Watumalang dilaksanakan Kodim 0707 Wonosobo dalam rangka HUT TNI ke-73 pada Jumat (28/9) yang diikuti Dandim 0707/Wsb, Danramil, Kapolsek dan Camat Watumalang,  Tak lupa puluhan  para relawan Saka Rescue beserta masyarakat Banyukembar dan sekitarnya.

Letkol CZI Fauzan Fadli, S.E.  pada kesempatan tersebut mengatakan TNI sangat peduli dengan obyek wisata ini pasalnya lokasi ini dirasakan masih gersang dan tandus. Oleh sebab itu, adanya reboisasi ini diharapkan lahannya lebih hijau dan sejuk juga untuk mengantisipasi adanya longsor di musim penghujan bila di musim kemarau menghindari terjadinya kekurangan air.

"Kami berharap ke depannya masyarakat bila menebang sebuah pohon nantinya menggantinya dengan menanam 10 bibit tanaman." Jelas Dandim Wonosobo. Mengingat saat ini dibeberapa wilayah di Wonosobo sudah mengalami kekurangan air termasuk di Desa Banyukembar ini.  Dengan ditanamnya pohon ini insya Allah ditahun-tahun yang akan datang jika pohon sudah besar maka tidak akan kekurangan air.

Ditambahkan oleh Danramil Watumalang, Kapten Inf. Bintarto bahwa TNI selalu siap membantu masyarakat yang membutuhkan bantuan.

"Kami selalu terjun ke lapangan untuk membangun Watumalang. Pada hari ini kami bersama-sama dengan para relawan Saka Rescue dan relawan lainnya untuk menjaga kondisi alam agar tetap asri." Kata Bintarto.

Melalui Mono, salah satu tokoh masyarakat Desa Banyukembar, kegiatan TNI ini mendapat apresiasi dari masyarakat.

"Selaku wakil masyarakat desa ini kami ucapkan terima kasih TNI dan para relawan yang telah menanam 1.000 bibit pohon di Bukit Anjir. Semoga kemanunggalan ini dapat terus terjalin." Tukas ketua  pendiri obyek wisata ini.

Ketika disinggung mengenai masa kampanye Pileg/Pilpres saat ini, Dandim Wonosobo mengatakan masyarakat untuk selalu menjaga persatuan dan kesatuan.

"Walaupun kita berbeda pilihan namun jangan sampai kita terpecah olehnya. Mari kita sambut masa kampanye pesta demokrasi ini dengan berikap lebih cerdas dan dewasa." Kata Dandim

Pecahan Gelas, Botol Kaca Masuk Sungai Dandim Prihatin

Kodim 0707/Wonosobo bersama masyarakat Kauman Selatan Wonosobo membersihkan saluran Kuntho Aji Jalan Diponegoro.  Kegiatan pembersihan ini dalam rangka memperingati HUT TNI ke 73. (23/9)

Komandan Kodim Letkol Czi Fauzan Fadli, SE yang memimpin acara pembersihan ini menyampaikan bahwa kegiatan bersih-bersih sungai ini sebagai bentuk kepedulian TNI terhadap kelestarian lingkungan. Dengan sungai bersih akan banyak manfaat yang diperolehnya. Untuk itu Dandim mengajak semuanya untuk ikut perpatisipasi menjaga lingkungan disekitar kita.

Salah satu manfaat dari jika sungai bersih adalah bisa dijadikan sebagai tempat wisata. Itu merupakan sebuah peluang usaha yang bisa meningkatkan kesejahteraan warga sekitar. Sebab saat ini dengan kesibukan orang yang dikejar target dalam bekerja maka mereka membutuhkan hiburan. Hiburan banyak macam cara yang dilakukan salah satunya adalah dengan melihat alam yang bersih, sungai yang jernih, bebas dari sampah itu sudah menjadi hiburan sendiri.

Letkol Czi Fauzan Fadli, SE dalam acara bersih-bersih sungai merencanakan apabila sungai ini sudah bersih dari sampah akan direncanakan ditebari ikan. Dengan tujuan sebagai tempat hiburan masyarakat yang kebetulan lewat atau sekedar menghilangkan kepenatan. Jika rencana itu terlaksana maka Komandan Kodim mengajak untuk bersama menjaganya baik kebersihan maupun ikan jangan sampai hilang diambil orang.

Komandan Kodim sangat sedih ketika membersihkan sungai, sebab sampah yang dibuang di sungai ternyata tidak hanya plastik akan tetapi pecahan gelas, botol kaca, piring juga ditemukan disana. Ini sangat membahayakan sekali dan kedepannya tidak boleh terjadi lagi.

Ketua RW Kauman selatan sangat senang sekali dengan kegiatan Kodim yang telah peduli membersihkan sungai. Ini sebuah bentuk ajakan yang sangat positif. Sebuah lembaga keamanan ternyata peduli dengan kelestarian lingkungan. Mereka tidak hanya bicara akan tetapi langsung terjun memberikan contoh nyata. Ini betul-betul membuat warga kauman selatan malu.

Adapun rencana Komadan Kodim yang berkeinginan untuk menebar ikan disungai sebagai tempat wisata kami selaku warga RW Kauman Selatan sangat mendukung sekali. Dengan adanya ikan tersebut maka warga akan lebih semangat dalam menjaga kebersihan lingkungan.

Ketua Komunitas Ikan dan Sungai Seto yang juga mengikuti acara berisih-bersih sungai ini sangat mendukung kegiatan yang telah dilakuan oleh Kodim. Disaat pembersihan tersebut antara Ketua KIS dan Dandim akan menindak lanjuti kegiatan ini yaitu direncanakan tanggal 7 Oktober 2018 akan dilaksanakan lagi karya bakti pembersihan saluran Kunto Aji ini sampai maksimal dengan melibatkan komponen yang lebih banyak lagi seperti komunitas sungai dan ikan, pemuda serta masyarakat umum. Jika itu semua sudah bersih maka akan dilanjutkan pada tanggal 10 Oktober 2018 akan dilaksanakan penebaran ikan. Sehingga diharapkan saluran Kuntho Aji di jalan Diponegoro bisa menjadi contoh akan kepedulian pelestarian lingkungan khususnya sungai.

TNI - Polri Ikut Memeriahkan Kirab 1000 Ingkung

Sersan Choirul Anam dan Brigadir Nofi ikut tergabung dalam kegiatan kirab 1000 ingkung pada peringatan Dasa Sura atau 10 Muharram. Acara tersebut digelar di Dusun Larangan Desa Bomerto Kecamatan Wonosobo. Babinsa, Polri dan Babin Kamtibmas ikut serta dalam prosesi kirab 1000 ingkung tersebut. (20/09)

Kirab 1000 ingkung tersebut merupakan salah satu bentuk sinergitas antara TNI dan Polri dan juga masyarakat Dusun Larangan. Itu adalah salah satu  bukti adanya hubungan baik antara TNI dan juga Rakyat. Antara TNI dan Polri juga sudah terlihat sangat menyatu dengan seringnya dilakukan kegiatan secara bersama-sama dengan saling mendukung institusi yang satu dengan lainnya. Dalam berbagai kesempatan, selalu terlihat keakraban antara petinggi kedua institusi tersebut. Keakraban itulah yang ingin ditularkan ke seluruh personel kedua institusi penjaga keamanan negara tersebut.

Kerja sama TNI dan Polri tidak hanya pada bidang keamanan, namun juga sosial dan budaya. TNI dan Polri memiliki tugas pokok masing-masing, namun dengan adanya sinergitas antara TNI dan Polri dapat saling mengisi kekurangan kedua alat negara tersebut dalam melindungi dan menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

Setiap kegiatan yang dilaksanakan secara bersama merupakan hal positif dalam rangka menumbuh kembangkan semangat persaudaraan, kebersamaan serta kekompakan antara TNI dan Polri, yang selama ini senantiasa bersama-sama dan bahu-membahu menjalankan tugas sesuai fungsi, kewenangan dan tanggung jawabnya masing-masing.

Solidaritas TNI dan Polri yang telah tercipta hendaknya patut dijaga, TNI dan Polri harus dapat menebarkan paham kerukunan sebagai contoh bagi masyarakat. Melalui kebersamaan yang sudah terbangun antara TNI dan Polri, sebuah wilayah akan tercipta rasa nyaman dan aman, sehingga masyarakatnya dapat menjalankan kegiatannya dengan penuh suka cita.

TNI dan Ditjen Pertanian Kejar LTT dengan Program Padi Gogo dan Turiman

Guna mengejar target luas tambah tanam (LTT) dalam rangkaian Upsus Pajale. Bertempat di Aula Dinas Pertanian Kabupaten Wonosobo. Telah dilakukan Rakor Percepatan LTT dan Sosialisasi Program Turiman. Kegiatan ini dihadiri oleh seluruh Danramil dalam jajaran Kodim 0707/Wonosobo, Kabit Pertanian dan Pangan, serta Perwakilan Ditjen Tanaman Jawa Tengah. Kamis (20/9).

Wahyu, selaku Kabit Pertanian dan Pangan Wonosobo menyampaikan bahwa rencana kegiatan turiman ini dapat menghasilkan hasil yang lebih banyak, panen padi yang biasanya hanya mencapai 25 kg dengan program ini dapat bertambah menjadi 50 kg. Jenis tanamannya pun tidak asal-asalan, melainkan hanya boleh ada 3 gabungan tanaman, yaitu gabungan antara padi dengan jagung, padi dengan kedelai, dan jagung dengan kedelai.

Strategi pencapaian Target LTT dengan pengembangan padi jenis gogo memiliki target yang sudah diumumkan oleh Ditjen Pertanian. Pada bulan September sendiri, target penanaman padi gogo yakni mencapai 812.000 ha. Sedangkan untuk percepatan realisasi tanam tumpang sari (Turiman) hanya 22.000 ha.

Musim hujan saat ini sudah akan dimulai di daerah wonosobo, yakni pada bulan September hingga Desember. Ini adalah musim yang sangat cocok untuk melakukan penanaman padi gogo. Dengan ditanamnya padi gogo pada musim hujan, ladang dipastikan akan mendapat pasokan air hujan pada saat tanaman membutuhkan air untuk pertumbuhannya, padi gogo biasa ditanam di daerah dataran tinggi hingga pegunungan.

Pemantauan Gunung Sumbing Setelah Api Berhasil di Padamkan

Anggota Kodim 0707/Wonosobo, Polres dan juga Stick Pala melaksanakan apel pagi di Posko Desa Buntu. Apel pagi tersebut diikuti oleh 52 orang yang kemudian dilanjutkan dengan kegiatan senam bersama yang dipimpin oleh Kapten Inf Sugeng. (19/09)

Dalam apel tersebut Kapten Inf Sugeng menyampaikan bahwa api sudah padam. Beliau menekankan kepada Satgas untuk tetap wasdpada meskipun api sudah berhasil dipadamkan. “Terima kasih kepada Satgas yang telah bertugas bersama-sama memadamkan api. Untuk hari ini kita akan melakukan  pemantauan guna mengantisipasi munculnya titik api baru.” Ujar beliau.

Setelah Apel pagi selesai kemudian TNI, Polri, dan juga relawan melakukan senam pagi. Hal itu bisa meningkatkan sinergritas antara TNI, Polri dan juga para relawan. Manfaat lain dari senam juga dapat meningkatkan hubungan baik antara TNI dan juga Polri serta masyarakat sekitar yang menjadi relawan disana. Dengan adanya senam TNI menjadi sehat, kuat, dan dapat meningkatkan ketahanan tubuh. Meskipun harus naik gunung setiap hari mereka tetap sehat dan kuat.

Setelah kegiatan apel dan senam TNI dan juga Polri melakukan penyisiran ke Gunung Sumbing. Meski api sudah padam, petugas masih memantau dan melakukan penyisiran di lokasi bekas kebakaran. Hal itu guna mengantisipasi munculnya kembali titik api dari sisa bara yang belum padam sempurna.

Selanjutnya akan dilakukan kegiatan pemantauan. Pemantauan tersebut dilakukan untuk memastikan apakah keadaan sudah aman dan untuk mengecek kembali api sudah benar-benar padam. Meskipun api sudah berhasil dipadamkan tetapi anggota TNI dan juga Polri masih tetap siap siaga disana.

Subscribe to this RSS feed

Deprecated: preg_replace(): The /e modifier is deprecated, use preg_replace_callback instead in /home/sobokab/website/libraries/joomla/filter/input.php on line 656

Deprecated: preg_replace(): The /e modifier is deprecated, use preg_replace_callback instead in /home/sobokab/website/libraries/joomla/filter/input.php on line 659