Jurnalisme Warga

A+ A A-

Amin Rais Hadiri Hari Bermuhammadiyah di Wonosobo

Ribuan Warga Muhammadiyah di Kabupaten Wonosobo, ikut menyemarakan kegiatan Gebyar Hari Bermuhammadiyah pada gelaran pengajian Akbar. Kegiatan yang diselenggarakan oleh Angkatan Muda Muhammadiyah (AMM) tersebut digelar dalam rangka Milad Pemuda Muhammadiyah ke-86 dengan tema yang diusung adalah Menggembirakan Keberagaman, Memajukan Indonesia.

 

Kegiatan berlangsung di Lapangan Reco Kecamatan Kertek pada Ahad, 13/5, dengan menghadirkan Ketua Umum PP Muhammadiyah Periode 1995-1998 Prof. Dr. HM Amien Rais, MA yang didampingi oleh putra ketiganya Ahmad Mumtaz Rais beserta istri.

 

Turut hadir dalam kesempatan tersebut Asisten Bidang Pemerintahan Setda Kabupaten Wonosobo Samsul Maarif yang mewakili Bupati Wonosobo. "Pemerintah Kabupaten Wonosobo mengucapkan selamat dan sukses pada Milad Pemuda Muhammadiyah ke-86 ini, dan diharapkan Pemuda Muhammadiyah terus meningkatkan kapasitasnya agar dapat turut serta berkiprah dalam pembangunan bagi kemajuan Kabupaten Wonosobo dan bagi Bangsa Indonesia," tutur Samsul Maarif ketika memberikan sambutannya. Sementara itu Ketua PD Muhammadiyah Wonosobo Bambang Wen memberikan apresiasinya dalam hal ini kepada pemuda Muhammadiyah yang telah sukses menggelar kegiatan dengan menghadirkan tokoh Nasional seperti Mantan Ketua MPR RI tersebut.

 

Dalam ceramahnya Amien berpesan kepada seluruh warga Muhammadiyah di Wonosobo untuk selalu melakukan jihad dalam segala bidang, yaitu jihad ekonomi, jihad hukum, jihad politik sebagai upaya menuju masyarakat yang berkemajuan. Pentingnya warga politik sebagai upaya menuju masyarakat yang berkemajuan. Pentingnya warga Muhammadiyah dalam berjihad politik tegas Amien adalah agar warga Muhammadiyah lbih memahami lagi tentang permasalahan politik yang ada, sehingga pada akhirnya akan lebih bijaksana dalam ikut menentukan dan memilih seorang pemimpin. Selain sebagai pembicara utama, Amien Rais juga berkenan meresmikan berdirinya Pondok Pesantren Baitul 'Ilmi MTs Muhammadiyah Butuh sekaligus memberikan sumbangannya dalam bentuk uang tunai sebesar 100 juta rupiah. 

ORARI Pilih Pengurus Baru Periode 2018 - 2021

Untuk memilih kepengurusan baru periode 2018-2021, Organisasi Amatir Radio Indonesia (ORARI) Lokal Wonosobo mengadakan Musyawarah Lokal (Muslok) ke-10. Acara ini diadakan pada Minggu (8/4) di Gedung pertemuan Rumah Makan Wonoboga. Ada 3 point penting dalam acara tersebut, laporan pertanggungjawaban pengurus lama, memilih ketua serta pengurus periode berikutnya dan menentukan program kerja tiga tahun kedepan.

Hal tersebut disampaikan oleh H. Sutjianto, SE selaku ketua ORARI Lokal Wonosobo Periode 2015-2018 saat membacakan laporan pertanggungjawaban. “Muslok ini dihadiri oleh anggota ORARI lokal Wonosobo dan dihadiri juga anggota ORARI dari beberapa Kabupaten lain seperti Banyumas , Temanggung, Purworejo, Banjarnegara dan sekitarnya. Saya berharap ada regenerasi kepengurusan, semoga terpilih pengurus yang melek  teknologi kemajuan internet, sehingga dapat membawa ORAI Lokal Wonosobo menjadi lebih baik,” tutur Sutjianto yang memiliki call sign YC2KYW kepada wartawan.

Wakil Bupati Wonosobo ir. Agus Subagiyo M.Si juga berkesempatan hadir dalam acara tersebut. Dalam sambutannya Wabub memberikan apresiasi dan penghargaan kepada ORARI lokal Wonosobo, karena telah banyak membantu serta mendukung kelancaran program pemerintah Kabupaten Wonosobo. Wabub bahkan berjanji akan memberikan alokasi dana bantuan untuk kelancaran kegiatan ORARI Lokal Wonosobo.

“Jadi selama ini ORARI telah banyak membantu serta ikut berkontribusi dalam mendukung berbagai program pemerintah, khususnya dalam hal komunikasi. Nah oleh karena itu kedepan saya akan mengalokasikan dana untuk ORARI,” kata Wabup. Lebih lanjut Wabub berharap, agar ORARI Lokal Wonosobo bisa mengoptimalkan peranannya di bidang penanganan bencana dan kegiatan sosial, seperti yang selama ini sudah berjalan.

Pada Muslok ke-10 tersebut terpilih secara aklamasi Setyawan S.Pd dengan call sign YC2SPP sebagai ketua ORARI lokal Wonosobo periode 2018-2021. Dalam sambutannya Wawan, demikian panggilan akrabnya, mengharapkan dukungan semua anggota demi suksesnya program kerja ORARI lokal Wonosobo.

 

(Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Wonosobo)

Dua Anak Penderita Anus Imperforata Diberi Bantuan

Dua anak berusia di bawah lima tahun (Balita) asal Desa Gunturmadu, Kecamatan Mojotengah menderita kelainan anus imperforata, alias lahir tanpa memiliki anus. Salah satu anak tersebut, yaitu Cantika (3) bahkan sudah sejak usia 4 hari menjadi yatim lantaran sang ibu meninggal dunia. Tak cukup sampai di situ, Cantika juga ditinggal pergi oleh ayah kandungnya ketika ia belum genap 30 hari, hingga kini ia dirawat sang nenek, Poniyem di rumahnya di Dusun Plumbungan, Desa Gunturmadu. Meski secara medis kelainan anus imperforata tersebut sudah diatasi dengan 3 kali tindakan operasi, Cantika masih harus menjalani rawat jalan di RSUD Banyumas.

Kwarran Kertek Juara Umum LT 3 Penggalang

Kecamatan Kertek berjaya dan menjadi juara umum dalam Lomba Tingkat III Regu Pramuka Penggalang (LT III) Kwarcab Wonosobo, Minggu (21/5). Selain Kertek, regu putri Sakura dari Wonosobo dan regu putra Rajawali dari Kaliwiro berhasil meraih posisi kedua. Sedangkan regu putri Flamboyan dari Kaliwiro dan regu putra Rajawali dari Wonosobo harus puas menempati posisi ketiga.

Gentira Motor Penggerak Pembangunan Desa

Minggu, 23/4/2017 menjadi malam yang tidak terlupakan bagi sebagian pemuda di desa kebrengan. Pasalnya tepat pada malam minggu kemarin gentira merayakan hari kelahirannya yang ke 4 di rumah salah satu anggota gentira.  Acara yang digelar sangat sederhana ini hanya dengan menghidangkan makan kecil dan tumpeng sebagai penanda ulang tahun yang ke empat memaknai serentetan peristiwa besar yang telah dilalui oleh Komunitas Gentira (Gerakan Anti Kekerasan).

 

Subscribe to this RSS feed

Deprecated: preg_replace(): The /e modifier is deprecated, use preg_replace_callback instead in /home/sobokab/website/libraries/joomla/filter/input.php on line 656

Deprecated: preg_replace(): The /e modifier is deprecated, use preg_replace_callback instead in /home/sobokab/website/libraries/joomla/filter/input.php on line 659